OKU Belum Masuk Zona Merah Covid-19

oleh -829 views
  • Baturaja MODERNTERKINI.com
    Bertempat di  gedung SKB  Baturaja  bersama awak media konferensi pers Satgas ( Satuan Tugas ) Covid-19  di gelar 08/04

    Acara dibuka oleh moderator Kabag ( Kepala Bagian ) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda OKU Feri Iswan, AP.M.PA mulai hari ini Rabu, 08 /04/2020  gedung SKB resmi dijadikan pusat  informasi bagi insan pers dan masyarakat untuk mengikuti perkembangan berita dan informasi Covid-19 di Kabupaten OKU.

    Informasi akan disampaikan setiap harinya jam 10 pagi terkait update data perkembangan Covid-19 dan kegiatan yang dilaksanakan tim satgas covid-19 Kab OKU. Mengajak awak media dan LSM untuk bersinergi dalam humas satgas covid-19 untuk mengedukasi masyarakat,memberikan sosialisasi dan pemahaman masyarakat untuk mentaati  anjuran dan himbauan yang disarankan oleh pemerintah dengan menyajikan informasi yang benar dan bukan hoax.

  • Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis selaku Ketua Satgas Covid-19 OKU, diwakili Sekretaris Daerah OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, S.E., M.T., M.Si., M.H. didampingi Kadin Kominfo, Kepala BPBD, Juru Bicara Satgas Covid-19, dan Kabag Prokopim Setda OKU dalam arahannya kepada awak media agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat adalah berita yang benar serta dapat memberikan pembelajaran dan menyejukkan sehingga masyarakat dapat mengetahui situasi dan informasi Covid-19 di Kabupaten OKU.

    Upaya yang telah dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 antara lain adalah dengan penyemprotan disinfektan 263 titik, contact tracking 283 titik, mendirikan posko induk Covid-19 di halaman Pemda dan posko terpadu di 3 titik perbatasan, rumah singgah di kantor Bandiklat Tegal Arum, selain itu juga hotel Baturaja sebagai tempat ruang isolasi siap digunakan, 3 unit rumah sakit siap menampung pasien Covid-19 yaitu RS Ibnu Sutowo, RS Noesmir (DKT), dan RS Antonio, dan Pemkab OKU sudah mengalokasikan anggaran Covid-19.

    Sementara itu Ka. Dinkes diwakili juru bicara Sagtas Covid-19 OKU Rozali mengatakan sampai saat ini Kab OKU terkena dampak Covid-19 sebanyak 89 orang ODP, PDP 3 orang, dan kasus positif 3 orang dengan keadaan saat ini belum menjadikan Kab OKU zona merah.

    Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Satgas Covid-19 OKU antara lain membentuk Satgas Covid-19, mendirikan rumah singgah, penyemprotan disinfektan secara massal, dan pelacakan kontak pasien positif.

    Kadin Kominfo Priyatno Damadi, S.Sos., M.Si. bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi, Kominfo membuka Website dan Link Channel youtube terkait Covid-19 Kab OKU.

    Kepala BPBD OKU Amzar Kristofa mengatakan Kab OKU dengan status waspada dengan darurat bencana diikuti penetapan jangka waktu ditambah dengan adanya kasus positif Kab OKU menjadi tanggap darurat bencana sampai 29 Mei 2020.

    Laporan : Fikri / EE

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  PPBI OKU Ikuti Pameran Nasional

No More Posts Available.

No more pages to load.