Plando Utamakan Kepentingan Masyarakat Desa Belatung

oleh -640 views

Baturaja MODERN TERKINI, Hari ini Rabu 22 Juli 2020 Desa Belatung Kecamatan Lubuk Batang mengadakan Musdes (Musyawarah Desa). Bertempat di kantor Kepala Desa .Adapun yang hadir pada acara ini adalah Camat Lubuk Batang Helni Purnanengsi, SE ,Dinas PMD, Tenaga Ahli, Pendamping Desa , Babinsa, BPD, Perangkat desa serta semua yang sempat hadir.

Musyawarah Desa atau Musdes adalah proses musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah desa, dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh BPD untuk menyepakati hal yang bersifat strategis. Musyawarah adalah forum pengambilan keputusan yang sudah dikenal sejak lama dan menjadi bagian dari dasar negara Indonesia Sila keempat Pancasila menyebutkan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

Baca Juga :  Penyemprotan Disinfektan Covid-19 Secara Mandiri

Helni Purnanengsi, SE Camat Lubuk Batang mengatakan sebenarnya kepala desa ingin lebih banyak mengundang warga masyarakat , tetapi karena keterbatasan tempat dan juga dalam suasana pandemi Covid-19 ini mengharuskan kita untuk menjaga jarak. Dalam penjelasan nya bahwa anggaran dana desa untuk tahun 2020 ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya karena anggaran banyak perubahan sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat untuk memprioritaskan penanggulangan pandemi Covid-19. Seperti yang sudah di rasakan sendiri oleh masyarakat desa Belatung.

Baca Juga :  Saksi dan Korban Tak Hadir, Sidang Ditunda Terkesan Mengulur Waktu

l

Dalam sambutannya Kepala Desa Belatung Kecamatan Lubuk Batang Plando mengutarakan . Bahwa pembangunan di desa pada tahun ini mengutamakan kepentingan masyarakat . Bukan keinginan pemerintah Desa sehingga apapun yang menjadi usul dari masyarakat dapat dilaksanakan pembangunan nya .Agar tanpa ada kendala pelaksanaannya di lapangan .

Apabila kita membangun menurut keinginan pemerintah desa akan berbenturan dengan kepentingan masyarakat setempat dan akan terjadi disharmoni antara warga masyarakat dengan pemerintah desa. Sedangkan yang belum terlaksana pembangunan pada tahun ini akibat dari pandemi Covid-19 akan dilaksanakan pembangunannya pada tahun 2021 yang akan datang pungkasnya.

Baca Juga :  Aktivis Kebijakan Publik OKU Menuntut Batalkan Pemotongan Anggaran 30%

Reporter : Samsiar

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.