BPJS Baturaja Tak Transparan Mengenai Penyakit Yang Menjadi Tanggungan

oleh -401 views

Baturaja, Modern Terkini – Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2011, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial.

Jaminan sosial adalah salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak.

Tujuan BPJS untuk mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan atau anggota keluarganya.

Tetapi beberapa hari yang lalu di salah satu portal online, memberitakan seorang pasien Sri Waningsih (42) warga kelurahan Talang Jawa RT 13/ RW 04 ini mendapat diagnosa medis Keloid.
Oleh petugas puskesmas di rujuk ke rumah sakit dr. Noesmir Baturaja untuk di lakukan pembedahan.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Kukuhkan Muhammad Zaki Aslam, SI.P, M.Si (Pjs) Bupati OKU

Setelah mendatangi rumah sakit yang dimaksud pihak rumah sakit mengatakan bahwa untuk kategori penyakit tersebut tidak mendapat tanggungan dari BPJS kesehatan Baturaja. Sehingga harus membayar biaya operasi 5 juta rupiah. Karena tidak mampu pasien langsung pulang.

Lurah Talang Jawa Anggut Hidayat, S.STP sedang berdialog dengan pimpinan BPJS Baturaja Fitriyanti, SKM

Berkaitan hal tersebut pada hari ini 01/03/2021 media Modern Terkini mencoba berdialog dengan pimpinan BPJS Baturaja untuk bertanya seputar permasalahan pasien Sri Waningsih. Menurut ibu Fitriyanti, SKM ” BPJS akan menanggung biaya Operasi pembedahan Sri Waningsih apabila Dokter yang menangani pasien tersebut menyatakan memang harus di lakukan operasi pembedahan”.

Baca Juga :  Pj Bupati OKU Lepas Ekspedisi #3 Raja Gowes Baturaja Ke Danau Ranau

Sedangkan pertanyaan kami seputar keanggotaan BPJS di kabupaten OKU ini beliau menjelaskan tidak mengetahui secara detail jumlah keanggotaan BPJS kesehatan yang ada di OKU . Kalau angka pastinya harus membuat surat secara resmi dahulu ke kantor cabang di Prabumulih atau kantor wilayah di Palembang ujarnya. Sedangkan secara global pimpinan BPJS Baturaja ini memberikan informasi jumlah angka perkiraan sekitar 200 ribuan kepesertaan aktif per 31 Desember 2020. Jumlah itu selalu bergerak dinamis karena faktor pandemi Covid-19, dan banyak perusahaan yang menonaktifkan karyawan nya.

Baca Juga :  Wakil Bupati OKU Wafat, Pemuda Pancasila Kehilangan MPO

Sementara itu Lurah Talang Jawa Anggut Hidayat, S.STP mewakili warganya selaku pasien ingin meminta solusi terbaik dari BPJS agar Sri Waningsih selaku penerima manfaat Kartu KIS bisa mendapatkan pengobatan yang maksimal.

Reporter : Fikri

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.