Diduga Demo Di Rumah Rakyat OKU, Ditunggangi Kepentingan Elit Politik

oleh -1,769 views

Baturaja, Modern Terkini – Belum juga ditetapkan, rencana penunjukan dan penetapan Penjabat Bupati (PJ) Ogan Komering Ulu (OKU) oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru.

Sudah mendapatkan penolakan oleh sekelompok orang yang mengatas namakan masyarakat OKU. Padahal hingga saat ini belum diketahui siapa yang akan ditetapkan menjadi penjabat Bupati OKU.

Diduga aksi unjuk rasa penolakan rencana penetapan Pj Bupati OKU yang digelar dihalaman DPRD OKU 05/04/21 ini syarat akan kepentingan politik pribadi.

“Menurut saya, kalau kita lihat demo hari ini syarat dengan kepentingan orang per orang bukan untuk kepentingan masyarakat OKU,” Kata tokoh masyarakat OKU Rahmad Saleh.

Baca Juga :  Perantara Narkoba Diungkap Satresnarkoba Polres OKU

Menurut Rahmad, penetapan PJ Bupati OKU sudah jelas merupakan ranah Gubernur dan Mendagri. Gubernur dan Mendagri pasti akan memberikan PJ yang terbaik untuk bumi Sebimbing Sekundang.
Sampai sekarang belum ada nama yg akan menjadi PJ di OKU.

“Kalau mereka yang mengaku mewakili masyarakat OKU, masyarakat OKU yang mana? Saat pilkada kita tahu mereka berdiri dimana,” ujarnya.

Dikatakan Rahmat Saleh perlu di pahami
makna dari KKN itu sendiri. “Gubernur mengangkat saudaranya sendiri, itu bisa di bilang nepotisme. Nah, apa ada saudara gubernur yg akan di angkat jadi PJ di Oku? Lagi pula kalau yg di angkat jadi PJ orang yg berkompeten dan sesuai, kenapa harus di tolak?,” tukasnya.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Kabupaten Way Kanan Di Kampung Negara Batin Kecamatan Negara Batin Jum’at, 17 Juli 2020

Hal senada juga dikatakan Josie Robert tokoh pemuda OKU, yang merasa heran dengan aksi unjuk rasa penolakan penetapan PJ Bupati OKU oleh Gubernur Sumsel.

“Kita heran dengan masyarakat yang menggelar aksi hari ini, disaat gubernur atau mendagri masih berdiskusi didalam ruang tertutup yang tidak bisa didengar atau diketahui oleh siapapun, tapi mereka sudah ribut diluar. Itu artinya OKU ini masih belum ada titik temu,” ujarnya

Josie berharap agar semua element masyarakat OKU bersabar dan menjaga agar situasi OKU tetap kondusif. “Kita semua berharap yang terbaik, jadi kita berahap semua bersabar dan memikirkan masyarkat OKU,” harapnya.

Baca Juga :  Tak Merasa Minjam, Tapi Tunggu Warisan Terjual

Reporter : H. Muslimin Djakfar

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.