Gubernur Sumsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan PPM Nur Ihsan Belatung

oleh -1,030 views

Baturaja, Modern Terkini – Pondok Pesantren Modern (PPM) Nur Ihsan Belatung resmi dibangun, dimulainya pembangunan pondok pesantren berkonsep modern ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) SH MM, Jum’at (21/5).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plh Bupati OKU Drs Edwar Candra MM, Wakil ketua I DPRD OKU Yudi Purna Nugraha dan beberapa orang anggota DPRD lainnya, Waka Polres OKU Kompol H Asep Supriyadi SH, Dandim 0403 OKU Letkol Arh Tan Kurniawan, Unsur muspida dan tamu undangan lainnya.

Pendiri PPM Nur Ihsan Belatung Sekaligus Ketua Yayasan Dar El Amin H Hasan HD dalam sambutanya mengatakan PPM Nur Ihsan belatung ini dibangun dilahan seluas 9 hektar yang merupakan hibah dari masyarakat Desa Belatung melalui Kepala Desa Belatung Plando.

“Kami sangat bersyukur pembangunan PPM Nur Ihsan ini dirintis berdasarkan niat dan tekad serta dukungan dari banyak pihak. Mulai dari Kepala Desa Belatung Plando yang telah mehibahkan tanah untuk PPM Nur Ihsan, bahkan kami juga di dukung oleh Plh Bupati OKU.

Baca Juga :  Target 6 Kursi DPRD, Bupati Kader PAN Dalam Musda V 2021

Dituturkan Hasan, awalnya yayasan Dar El Amin hanya membuka rumah tahfidz yang telah berjalan selama 4 tahun, “Rumah tahfidz ini kami dirikan untuk mendukung program Pak Gubernur Sumsel H Herman Deru yakni satu desa satu rumah tahfidz, dan kini kami mengembangkan PPM Nur Ihsan,” ujarnya

PPM Nur Ihsan Belatung ini lanjutnya memiliki 3 ciri khas yakni Santri akan menggunakan bahasa arab dan inggris hal ini menurut Hasan kedua bahasa tersebut merupakan bahsa internasional sehingga alumni PPM Nur Ihsan akan lebih kompetitip dan bisa bersaing secara global, kedua Berbasis Wirausaha serta ketiga berwawasan lingkungan.

“PPM Nur Ihsan akan Fokus pada pengajaran agama islam dan pendidikan Formal serta menciptakan santri berjiwa enterprenur sehingga menjadikan santri lebih mandiri,” tuturnya

Untuk tahap awal ini pembangunan PPM Nur Ihsan Belatung membangun gedung belajar 5 lokal kemudian dilanjutkan secara bertahap. “target kita 5 tahun kedepan fasilitas Ponpes sudah lengkap, untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh pihak,” harapnya

Baca Juga :  Pondok Makan, Dilintas Tengah Sumatera

Plh Bupati OKU Drs H Edwar Candra MH menyampaikan terimakasih kepada kepala Desa Belatung Plando yang telah menghibahkan tanah tersebut untuk dibuat Pesantren, hal ini menurutnya sangat baik dan positif untuk mencerdaskan generasi bangsa, “Ini sebagai contoh memnafaatkan tanah desa untuk hal yang positif, ada juga sebagian tanah disewakan yang hasilnya untuk income desa,” katanya

Dikatakan Edwar saat ini di OKU tercatat ada sekitar 384 rumah tahfidz, rumah tahfidz ini sebagai wujud mendukung program gubernur yakni satu desa satu rumah tahfidz, “kalau kita hitung sudah lebih bahkan satu desa ada dua sampai tiga rumah tahfidz,” imbuhnya

Seluruh rumah tahfidz ini lanjutnya di asuh oleh 1581 Ustadz/Ustadzah yang diberi insentif oleh Pemkab OKU. “Insyallah instifnya akan teruys kita tingkatkan,” tandasnya

Sementara itu Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM sangat mengapresiasi pembangunan pondok pesantren modern Nur Ihsan Belatung, bahkan Deru mengungkapkan telah menghubungi Direksi PT Semen Baturaja untuk membantu 1000 zak semen untuk pembangunan PPM Nur Ihsan.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda OKU Ringankan Beban Roni Dan Keluarga

“Silahkan nanti di ambil, untuk Bank Sumsel Babel juga saya minta untuk membantu, dari Pemprov kita bantu Rp 50 Juta, dan nanti dari Pemda juga bantu Rp 25 Juta,” ujarnya disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Menurutnya Ponpes merupakan magma dari pendidikan yang memiliki keseimbangan pendidikan dan ilmu agama. Sehingga pembangunan Ponpes ini dianggap sangat tepat. Harus “ada keseimbangan antara ahlak dan pengetahuan. Mudah – mudahan Nur Ihsan ini tidak menjadi pesantren yang berlabel tertentu. Siapapun bisa masuk pesantren ini,” ujarnya

Pada Kesempatan itu juga Deru berharap seluruh pihak dapat membantu proses pembangunan Ponpes ini, sehingga ponpes ini bisa segera beroperasi dan melahirkan santri yang berahlakul karimah. “saya minta Kurikulumnya jangan kaku,” tandasnya

Sebelum melakukan peletakan batu pertama Deru meminta Ketua MUI OKU untuk memimpin doa, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan cap telapak kaki gubernur serta penanaman pohon di lingkungan PPM Nur Ihsan Belatung.

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.