Dedi, Pekerja Sutet Yang Terseret Arus Sungai Ogan Ternyata Berstatus Pengantin Baru

oleh -714 views
Warga Desa Padang Bindu membantu pencarian korban Dedi

OKU – Dedi (25) pekerja pemasangan tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang hanyut terbawa arus Sungai Ogan di Dusun I Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ternyata masih berstatus sebagai pengantin baru.

Informasi tersebut didapat dari rekan Dedi sesama pekerja pemasangan tower Sutet bernama Nana Sanuri saat awak media mendatangi Camp para pekerja pemasangan tower Sutet tersebut di Desa Padang Bindu, Jum’at (17/9/21).

“Dia pengantin baru, baru 1 bulan menikah,” tutur Nana kepada awak media.

Baca Juga :  Silaturahmi Pengurus PDBI OKU Dengan Orang Tua Atlit Jelang Porprov 2021

Dijelaskan oleh Nana bahwa saat ini istri Dedi tengah hamil. “Sedang ngidam istrinya sekarang,” tutur Nana yang merupakan teman se desa Dedi di Karawang Jawa Barat.

Terkait informasi hanyutnya Dedi menurut Nana saat ini keluarga di Karawang telah mengetahui informasi tersebut.

“Keluarga sudah tahu, sekarang sudah ramai di sana (Karawang),” cerita Nana.

Sebelumnya Dedi (25) seorang pekerja pemasangan tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) yang berlokasi di Dusun I Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikabarkan hanyut terbawa arus Sungai Ogan, Kamis (16/9/21) dan hingga saat ini korban belum diketemukan.

Baca Juga :  Fahrudin, A.Md., Anggota DPRD OKU, Saat Reses PPP : Akan Selalu Berjuang Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Amzar Kristofa saat dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar ada warga hanyut, menurut keterangan dari teman korban, korban berusaha menyebarangi Sungai Ogan untuk memasangkan tali tambatan, ke seberang sungai, kondisi debit air Sungai Ogan pada saat itu dalam kondisi naik dengan arus yang sangat deras sehingga menyebabkan korban hanyut terseret oleh arus air,” tutur Amzar.

Dijelaskan oleh Amzar bahwa BPBD OKU menurunkan 30 personil untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam dengan bantuan peralatan perahu karet tenpa mesin 1 unit dan perahu bermesin 1 unit.

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.