Tak Pekerjakan Tenaga Lokal, Proyek PLTU Keban Agung Didemo Warga Sekitar

oleh -1,581 views

Baturaja, Modern Terkini- Sejumlah masyarakat Desa Keban Agung dan sekitarnya Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU melakukan aksi damai di jembatan menuju tempat pembangunan PLTU( Pembangkit Listrik Tenaga Uap ) Keban Agung, Senin 6/2/2023.

Saat mediasi di kantor camat Semidang Aji

Sejumlah massa menamakan Aliansi Masyarakat Keban Agung (AMKA) ini meminta agar pihak PLTU Keban Agung mengutamakan masyarakat ring 1 dalam hal perekrutan tenaga kerja, juga menggunakan material melibatkan para pengusaha lokal.

“Kami ingatkan kembali kesepakatan awal perusahaan kepada perintis. Warga lokal dan warga yang memiliki lahan sebelumnya untuk direkrut menjadi pekerja perusahaan,” ujar salah seorang warga.

Massa pendemo yang menamakan AMKA

Warga juga memprotes terhadap pihak PT. ZNTPI, PT. TOTAL, PT. DNC yang tergabung dalam PLTU Sumbagsel-1 terhadap sejumlah pekerjaan proyek yang tidak sesuai dengan aturan dan menggunakan hak warga.

Meminta perusahaan merekondisi lingkungan, seperti gorong-gorong yang dipasang di irigasi sawah menghambat kelancaran air untuk pengairan sawah di Desa Keban Agung & Desa Tubohan dan segala macam lainnya.

Baca Juga :  OKU Belum Masuk Zona Merah Covid-19
Disela sela mediasi ada pertemuan antara Kasatintelkam Polres OKU dengan Tokoh Pemuda OKU

Tuntutan selanjutnya perusahaan melengkapi izin-izin yang semestinya, seperti contoh izin dampak lingkungan dan izin mendirikan bangunan yang seharusnya sudah selesaikan namun kenyataannya belum diterbitkan oleh pemerintah.

Demo massa ini mendapat pengawalan ketat dari Polres OKU dan Koramil Semidang Aji, para pendemo disambut oleh Camat Semidang Aji M Haris dan pihak perwakilan PLTU Keban Agung Gunawan. Demo massa berlangsung alot ini kemudian dilakukan mediasi di kantor Camat Semidang Aji.

Mediasi menghasilkan 8 poin kesepakatan antara pihak perusahaan dan warga, 8 poin kesepakatan itu dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh perwakilan pihak Perusahaan, Kades Keban agung, Kades Tubohan, Camat, Danramil Semidang Aji serta Polsek Semidang Aji.

8 poin itu meliputi, untuk perekrutan tenaga kerja lokal dalam rangka konstruksi PLTU Keban Agung agar berkoordinasi dengan kepala Desa Ring 1 (Desa Keban Agung Dan Tubohan) serta camat setempat dan harus melalui rekomendasi Kepala Desa sesuai kebutuhan proyek.

Baca Juga :  Klaim Dari Pemberi Kerja Banyak Barang Hilang, Upah Buruh Belum Terealisasi

Tenaga kerja yang direkrut diprioritaskan pemilik lahan, perintis dan masyarakat yang belum bekerja sesuai kebutuhan. Pihak PLTU berencana dalam 2 minggu kedepam akan merekrut 10 orang pemilik lahan secara bertahap dan berkoordinasi dengan Kepala Desa.

Tenaga kerja yang di rekrut wajib mematuhi aturan perusahaan, disiplin dan K3. PLTU akan memprioritaskan pengunaan sumber daya yang ada Desa (material Konstruksi) sesuai kebutuhan, sepesifikasi dan kemampuan serta berkoodrinasi dengan kepala desa sesuai aturan yang berlaku.

PLTU wajib dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. PLTU akan memberikan kontribusi CSR ( Corporate Social Responsibility) sesuai produktifitas perusahaan.

Baca Juga :  Pelaksanaan Shalat Tarawih Ramadhan 1444 H Hari Pertama Di Masjid Al Kautsar

Terakhir masyarakat desa setempat berkomitmen mendukung pembangunan PLTU sumbagsel 1 berjalan kondusif dan lancar. Apabila dikemudian hari ada tuntutan masyarakat belum termasuk dalam tuntutan ini makan akan di koordinasikan dengan kepala desa setempat.

Sementara itu perwakilan Pihak Perusahan Gunawan mengatakan PLTU ini dibangun di Desa Keban Agung, tentunya penyerapan tenaga kerja juga berasal dari lokal terutama pemilik lahan, hanya saja saat proses saat ini masih tahap pembuatan dan pembagunan akses jalan sehingga penyerapan tenaga kerja belum maksimal.

“Jumlah yang dipekerjakam belum banyak karena saat ini pekerjaan kita masih pembangunan jalan atau pra kontruksi, nanti saat sudah tahap pembangunan PLTU nya disinilah penyerapan tenaga kerja akan lebih banyak,” ujar Gunawan saat dibincangi.

Gunawan mengatakan perusahaan siap mengakomodir keluhan masyarakat, “kita siap namun dilakukan bertahap sesuai kebutuhan,” tutupnya.(fik)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.