Luar Biasa, Teddy Meilwansyah Rela Biaya Operasional Bupati Dipotong Untuk Menambah Formasi PPPK

oleh -1,264 views
Teddy Meilwansyah (berdiri) saat menerima perwakilan honorer di pendopo rumah dinas Bupati OKU

BATURAJA – Demi menambah formasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024, Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ulu H. Teddy Meilwansyah, S.STP., MM., M.Pd., merelakan dana operasional bupati untuk di alokasikan bagi penambahan formasi penerimaan PPPK Kabupaten OKU tahun 2024.

Hal itu terungkap saat Pj. Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah menerima ratusan perwakilan honorer Kabupaten OKU di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Jum’at (26/1/2024) pagi. Dihadapan ratusan honorer yang merupakan perwakilan honorer dari tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis tersebutlah Teddy Meilwansyah menyampaikan niatnya untuk merelakan dana operasional bupati demi menambah formasi penerimaan PPPK tahun 2024.

“Mas Setiawan (Setiawan, AK., MM., Kepala BKAD OKU) tolong dihitung ulang berapa bisa kita tambah dari 625 ini, silahkan ambil dari dana operasional bupati untuk menambah formasi, hitung langsung disini,” ucap Teddy Meilwansyah memerintahkan Kepala BKAD OKU, Setiawan, untuk menghitung ulang kemampuan anggaran Pemkab OKU dalam penerimaan PPPK tahun 2024.

Baca Juga :  Paripurna LKPD 2019, Kabupaten OKU

Pernyataan itu disampaikan Teddy menanggapi permintaan juru bicara perwakilan honorer M. Ridwan yang menuntut Pemkab OKU untuk menambah formasi penerimaan PPPK tahun 2024 dari semula direncanakan 625 menjadi 2000 formasi agar lebih banyak honorer di Kabupaten OKU bisa menjadi ASN PPPK.

Menanggapi tuntutan para honorer tersebut, Teddy menjelaskan bahwa dirinya selaku pribadi dan juga selaku Pj Bupati OKU dan juga Pemkab OKU sangat ingin membuka formasi penerimaan PPPK sebanyak-banyaknya, agar seluruh honorer untuk dapat menjadi ASN PPPK, namun menurut Teddy pihaknya terbentur peraturan terkait penggunaan anggaran.

Baca Juga :  Ditemukan Mayat, Diduga Korban Pembunuhan

“Tidak semua anggaran bisa digunakan untuk belanja pegawai (membayar gaji pegawai), harus ada untuk pembangunan infrastruktur, harus ada alokasi untuk pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, dan kegiatan lain, maksimal belanja pegawai adalah 30% dari anggaran,” terang Teddy.

Setelah melalui perhitungan Kepala BKAD OKU dan tim, formasi bisa ditambah menjadi 700, namun hal itu belum memuaskan honorer, dan Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah kembali memerintahkan Kepala BKAD untuk menghitung ulang lagi.

“Silahkan ambilkan dari dana operasional bupati dan dana kegiatan lain, kegiatan yang tidak bersifat wajib tolong ditunda dulu tahun depan, kita prioritaskan untuk menambah formasi,” pinta Teddy.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Kartamulya Menyalurkan BLT- DD Tahap Ke- 3

Setelah melalui penghitungan ulang akhirnya formasi bisa ditambah menjadi 800, namun hal ini nampaknya masih belum membuat puas para honorer. Setelah melalui pertimbangan, akhirnya Pj Bupati OKU meminta untuk ditambah lagi 100 sehingga total menjadi 900 formasi.

“Mas Setiawan tolong ditambah menjadi 900, tolong dicarikan anggarannya, semuanya harap memahami, kita coba dulu, karena ini sudah diluar batas kewajaran, nanti dibagi formasinya dibagi oleh BKD,” tandas Teddy meilwansyah.

Dengan formasi yang ada tersebut, Kabupaten OKU termasuk kabupaten yang melakukan penerimaan ASN PPPK dalam jumlah besar tahun di tahun 2024 ini, berdasarkan informasi yang diterima BKD OKU, Kabupaten OKU Selatan akan membuka formasi 138, dan Kabupaten Empat Lawang 200 formasi.

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.