Kejari OKU Selesaikan Permasalahan TPA, Dan Serahkan Ke Pemkab

oleh -149 views

Baturaja, Modern Terkini-
Selamatkan asset daerah, Kejari OKU serahkan sertipikat lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) kepada Pemkab OKU. Kajari OKU Choirun Parapat, SH,MH didampingi Kasi Dattun Ajie Marta SH, bersama Kasi Penyelesaian Sengketa BPN OKU menyerahkan sertipikat lahan TPA. Lokasi di Simpang Kandis desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang
Kabupaten Ogan Komering Ulu diterima langsung oleh PJ Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, Kamis 29/02/2024.

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten OKU diwakili Kasi Penyelesaian Sengketa BPN OKU Sri Wahyuni, Kepala Badan Kepegawaian dan Asset
Daerah OKU, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ahmad Firdaus, Camat Lubuk Batang Emharis Surya Putra, Kepala desa Gunung
Meraksa Dahlan, mantan Camat Lubuk Batang Januar Effendi, AP., MSi mantan Kades Gunung Meraksa Erwan Setiawan dan Para Kasi dan Kasubag pada Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu.

Kajari OKU Choirun Parapat, SH,MH mengungkapkan Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu menerima permohonan Bantuan Hukum dari
Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu melalui Surat Kuasa Khusus (SKK) Nomor: 100.3/174/III/2023 tertanggal 7 Agustus 2023 langsung ditindak lanjuti oleh Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu dengan menerbikan Surat Kuasa Subtitusi Nomor:SKK- 1465/L.6.13/Gp/08/2023 tanggal 7 Agustus 2023 kepada Jaksa Pengacara Negara pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu.

Baca Juga :  Kades Banuayu Luruskan, Isu Miring Bansos Covid-19

“Proses kegiatan ini bukanlah hal yang mudah dikarenakan banyak kendala-kendala yang
dihadapi baik dari pihak yang mengaku sebagai pemilik maupun pihak-pihak lain sehingga memerlukan waktu bagi tim Jaksa untuk membantu proses sertifikasi Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)”. papar Kajari OKU.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari MOU bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU.

“Salah satu kegiatannya adalah melakukan Penyelamatan Keuangan Negara, Pemulihan
Asset dan hal lain sebagaimana Tugas Pokok dan Fungsi pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Kegiatan kali ini JPN Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu berhasil menyelamatkan asset milik Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu berupa tanah lahan Tempat Pembuangan Akhir,” jelasnya.

Kajari juga mengatakan Proses Penyelesaian Dan Penerbitan Sertipikat ini tidak terlepas dari bantuan dari pihak-pihak terkait seperti BPN OKU, BPKAD, DLHK, Yanuar selaku mantan Camat Lubuk Batang serta beberapa pihak lainnya. Diketahui permasalahan itu timbul sejak tahun 2006 silam dan baru terselesaikan di tahun 2024.

Baca Juga :  Silaturahmi Alumni SMA 1 OKU, Dihadiri H. Teddy Meilwansyah Selaku PJ.Bupati

“Lahan TPA Simpang Kandis desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang memiliki luas ± 33 Ha yang terdiri dari 2 sertifikat hak pakai yang jika ditaksir harganya senilai kurang lebih 2 Milyar Rupiah. Dan Alhamdulillah hari ini dapat kita kembalikan kepada pemerintah daerah Kabupaten OKU. Setelah selesai penerbitan sertipikat asset ini bisa dimanfaatkan dan tetap dijaga. Saya atas nama pribadi dan pimpinan Kejari OKU mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penerbitan sertipikat ini,” tambahnya.

Berharap bahwa giat ini menjadi entry point untuk kerja kerja selanjutnya khususnya dalam rangka penyelamatan dan pemulihan asset milik Pemda OKU.

Sementara itu, PJ Bupati Kabupaten OKU H Teddy Meilwansyah sangat mengapresiasi kinerja Kejari OKU dalam menyelesaikan perkara tersebut. Melalui upaya persuasif yang dilakukan pihaknya mampu menyelesaikan permasalahan tersebut tanpa melalui proses hukum.

Baca Juga :  Pj. Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah Menghadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-59 Kabupaten OKU Tahun 2023

”Kejaksaan Negeri OKU telah menampilkan dan membuktikan secara nyata atas Langkah penyelesaian secara tuntas terhadap persoalan dan permasalahan yang dihadapi oleh Pemkab OKU setelah bertahun tahun, lahan TPA Simpang Kandis ini mengalami persoalan berupa klaim oleh masyarakat setempat dan tidak adanya kejelasan terhadap batas-batas dan banyaknya hambatan-hambatan dalam proses penerbitan sertifikat ini, karena hal itulah kami sangat berterimakasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh kepada Kejari OKU beserta Jajaran dan Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten OKU terhadap persoalan ini,” Ujar PJ Bupati OKU.

Teddy juga berharap jalinan
konsultasi dan koordinasi serta motivasi kerja yang didukung penuh oleh Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu dapat terus dilanjutkan melalui program-program lainnya. ” Sebab masih banyak aset – aset Pemkab OKU yang masih belum jelas ataupun yang masih dikuasai pihak lain. Kita berharap kedepan kerjasama aini dapat terus terjalin agar aset – aset ini bisa kembali ke Pemkab OKU untuk kemudian dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan Pemkab OKU,” tutup nya.

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.