PJ. Bupati OKU Kerahkan Alat Berat, Percepatan Penanganan Pasca Banjir

oleh -473 views

Baturaja, modernterkini.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) akan menambah alat berat untuk percepatan penanganan pasca banjir dan longsor yang terjadi di Kecamatan Ulu Ogan, hal itu dikatakan PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd bersama Forkopimda OKU saat meninjau langsung kondisi terkini Kecamatan Ulu Ogan pada Senin (27/5/2024) malam.

Hadir dalam kegiatan Ketua DPRD OKU Ir H Marjito Bachri, Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni SIK MH, Kasdim 0403 OKU Mayor Inf Sariyo, Kaposbinda OKU Letkol Andre dan OPD terkait lainnya. “Kami bersama Forkopimda OKU Dari Senin Siang hingga malam hari berhasil menyisiri daerah-daerah yang terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Ulu Ogan, karena sejak beberapa hari yang lalu kawasan Kecamatan Ulu ogan ini sulit untuk di tembus karena banyak material batu dan tanah yang dibawa banjir kemarin sehingga jalan menuju kecamatan Ulu Ogan tertutup,” kata Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah saat dibincangi portal ini.

Baca Juga :  Bupati OKU Hadiri Sosialisasi BSPS Tahun 2020

PJ Bupati OKU beserta rombongan, meninjau 5 desa di Kecamatan Ulu ogan yang terdampak banjir dan longsor diantaranya, Desa belandang, Desa Gunung Tiga, Desa Ulak Lebar, Desa Kelumpang dan desa lainnya. “Alhamdulillah sejak hari sabtu (26/5/2024) kemarin alat berat sudah kita datangkan, serta berkat kerja keras semua pihak dan gotong royong masyarakat perlahan-lahan akses jalan sudah bisa ditembus, besok (29/5/2024) kita sudah berkoordinasi dengan Forkopimda akan memasukan alat berat yang didatangkan dari Palembang sehingga ada percepatan membuka akses jalan yang tertutup material batu dan lumpur,” tukasnya.

Menurut Teddy, Untuk bencana banjir dan longsor kali ini merupakan yang terparah, bahkan dampaknya cukup luas di Kecamatan Ulu Ogan. Sehingga kecamatan ulu ogan perlu mendapatkan perhatian khusus. “Kita tidak membedakan desa lain, namun di Kecamatan Ulu Ogan dampak banjir dan longsor ini lebih dari kecamatan-kecamatan yang lain, memang sejak hari pertama banjir kita sudah meninjau dan menyisir daerah yang terdampak banjir baik dari hilir maupun hulu namun memang perlu waktu tidak bisa semua daerah kita jangkau, mudah-mudahan seluruh daerah yang terdampak banjir bisa kita kunjungi, Insyallah kita juga akan ke Kecamatan Muara Jaya yang juga sama terdampak banjir” imbuhnya.

Baca Juga :  Rakoor Sentra Gakkumdu Pemilu Serentak Tahun 2024

Selain meninjau serta menginventarisasi kerusakan yang terjadi, Teddy juga menyerahkan bantuan berupa sembako, peralatan tidur, matras, selimut, terpal, makanan anak-anak, perlengkapan anak-anak dan lansia serta obat-obatan.

Bantuan itu diserahkan secara langsung Oleh Teddy kepada Kepala Desa dan posko penanganan Banjir di kecamatan Ulu Ogan.  Teddy berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat, serta bisa sedikit membantu masyarakat yang terdampak banjir. “kami datang ke kecamatan ulu Ogan ini untuk memberikan semangat kepada masyarakat, Mudah-mudahan seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan ulu ogan ini bisa tabah dan sabar , yakinlah mereka tidak sendirian ada kami pemkab OKU dan masyarakat OKU yang lainnya yang akan tetap memberikan semangat serta perhatian dan peduli terhadap masyarakat kita yang terdampak banjir,” tandasnya.

Baca Juga :  Paripurna LKPD 2019, Kabupaten OKU

Camat Ulu Ogan Eldaniati mengatakan, kejadian banjir tersebut mengakibatkan 5 Desa di Kecamatan yang ia pimpin terdampak banjir dan longsor. “Kalau yang paling parah itu ada di Desa Ulak Lebar dan Desa Kelumpang,” singkatnya.

Terpisah Kadus Dusun 6 Desa Gunung Tiga Kecamatan Ulu Ogan Umar Gani bersama Kasi Kesra Desa Gunung Tiga M Noval menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan dan perhatian PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah yang telah datang untuk memberikan semangat dan bantuan kepada masyarakat di kecamatan Ulu Ogan.

“Banjir ini terjadi pada Rabu (22/5/2024) sekira pukul 20.00 WIB puncaknya pukul 22.00 WIB, hal ini diakibatkan dari luapan sungai ogan dan 2 anak sungai lainnya yakni Sungai Kepayang dan Sungai Gusuk. Ada beberapa rumah yang roboh dan hanyut, akibat ketinggian air mencapai 1,5 meter dengan arus yang cukup deras dan membawa material tanah dan batu dengan ukuran yang cukup besar,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.